Thursday, April 2, 2015

Pasangan Indo Bule di Commuter Line

Pagi ini ada pemandangan yang tidak biasa di gerbong commuter line yang aku tumpangi. Selain dari gerbong yang masih lengang, juga karena ada sepasang kekasih. Yang membuat aneh adalah sepasang kekasih itu berbeda negara, si wanita merupakan orang indonesia sementara si pria tebakanku dari inggris atau amerika.

Dari awal mereka duduk, aku mendengar pasangan ini tidak berhenti mengobrol. Mereka membahas tentang apapun termasuk hal yang sedang terjadi, yang menurutku tidak penting, di depan mereka. Tidak ada obrolan menyombongkan sesuatu, tidak ada obrolan menjelekkan seseorang bahkan tidak ada obrolan yang penting menurutku.

Tiba-tiba aku teringat suatu hal, di TV cable maupun youtube aku sering melihat seorang ayah yang berlaku seperti itu, nyerocos aja ngomong sama anaknya seakan ia ngobrol dengan seseorang yang mengerti apa yang ia bicarakan. Si anak tidak diposisikan sebagai sebuah benda rewel yang hanya menambah beban orang tua. Tidak heran ketika aku melihat acara masterchef junior us dan membandingkannya dengan masterchef junior indonesia, terlihat jelas perbedaan anak-anaknya. Perbedaan gesture, kata-kata yang keluar hingga perilaku anak-anak tersebut. Semoga aku bisa menjadi Papa yang hebat untuk anakku.

Hal aneh lain yang aku lihat dari pasangan indo bule tadi adalah mereka berdua lebih memilih berdiri dan mempersilahkan bapak tua untuk duduk. Biasanya aku melihat salah satu dari pasangan yang berdiri sementara si wanita tetap duduk. Berdiri sudah diasosiasikan dengan capek oleh mayoritas orang indonesia, padahal asosiasi itu sendiri sebenarnya yang bikin otak kita merasa capek.

Tidak jarang ketika di bandara atau tempat wisata, aku melihat wanita bule membawa lebih dari satu tas besar dan tetap jalan dengan gagah. Mereka pun lebih senang kesana kemari dengan jalan kaki dibanding naik ojek. Tuhan menciptakan tubuh manusia itu secara sempurna, dan hanya akan mengeluarkan kemampuan sesuai kebutuhannya. Optimalkan kemampuan tubuh dan otak dengan tidak mengasosiasikan sesuatu dengan hal yang negatif seperti melelahkan, capek, membosankan dll.

No comments:

Post a Comment